Smart Mom

be smart, be wise..

Investasi Berharga February 22, 2009

Filed under: feeding,healthy,parenting — smartmom @ 2:46 pm

Saya sering mengatakan bahwa kebiasaan makan yang baik sejak bayi merupakan investasi berharga. Bayangan akan repotnya menyiapkan makanan dan terutama sekali, menjadi konsisten dalam segala hal yang telah kita jadikan aturan, sirna seketika ketika saya dapati anak saya mulai terpola dengan apa yang saya biasakan sejak dini.

Yah, masih sangat dini untuk dikatakan berhasil, tapi tetap saya anggap pencapaian berharga, di usianya menjelang 3 tahun… anak saya memiliki pola makan dan kebiasaan yang relatif baik.

Beberapa hal saya share di sini… Tentu saja, baik ini dari kaca mata saya, sesuai yang saya harapkan. Setiap keluarga memiliki pola masing-masing, yang dianggap paling cocok dan baik.

Makan Sehat
Kebiasaan makan makanan yang relatif sehat ini sangat menggembirakan saya. Anak saya mau makan apa saja, bukan pemilih.Sesekali ada makanan tak mau dimakannya, namun di lain waktu makanan itu dimakannya juga. Artinya, ia bukan tak suka, mungkin sedang tak mau saja.

Kebiasaan makan yang menyenangkan saya, karena selain membuatnya sehat, saya pun tak repot. Masakan saya tak perlu berbumbu banyak, cukup direbus, tambah garam/gula sedikit sesekali.

Menyenangkan yah? Untuk saya, terlihat demikian. Ya, pola ini memang yang saya inginkan sejak anak saya masih di dalam kandungan. Makan apa saja, dengan olahan yang sehat.

Jajan
Anak saya terbiasa membawa bekal ke mana-mana. Ia pun melihat orang tuanya membawa bekal untuk dibawa ke kantor. Sebelum pergi,kami terbiasa makan dahulu di rumah. Investasi kesehatan sudah pasti, dan bonus hemat pun kami dapat.

Makanan Tak Sehat
Saya dan Damai bersama-sama mengidentifikasi, makanan jenis apa yang sehat dan yang tidak sehat. Dulu, ini saya lakukan satu arah, sejak ia mulai makan makanan padat di usia enam bulan. Kala komunikasi kami sudah dua arah, saya pun menjelaskan makanan apa yang sehat dan yang tidak. Puji Tuhan, semua terserap baik.

Kendati sepanjang hari bermain dengan teman-temannya yang selalu membawa jajanan berupa snack ringan dan permen, Damai belum tergoda.
“Trima kasih,Damai gak makan permen,” begitu katanya setiap kali teman-temannya manawari. Ketika suatu kali saya menawarinya permen, ia mencicip sedikit, lalau berkata,”Terlalu manis, ma, buang aja ya?”

Leganya hati saya…. Saya katakan, “Kalau suatu hari Damai ingin permen atau ingin jajan, bilang mama ya, sayang…”
Ia pun menjawab, “Iya ma, Damai kan pinter… kan udah makan di rumah.”

Kalimat ini mengingatkan say ,sebagai orang tuanya, untuk terus konsisten, hanya menyediakan makanan sehat dan memberi contoh kebiasaan yang baik. Ya, kalau di rumah hanya ada makanan sehat, maka kalau suatu kali harus bertemu dengan makanan yang kurang sehat di luar rumah, tabungan sehat kami masih cukup banyak (itu jika kami tega memakannya).

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s