Smart Mom

be smart, be wise..

Cerita Dapur Kenari (I) January 22, 2010

Filed under: Dapur Kenari — smartmom @ 3:44 am

Kali ini saya ingin  berbagi soal usaha kecil saya, Dapur Kenari.  Beberapa teman saya di multiply mungkin mengikuti bagaimana awal mulanya saya memiliki dapur kecil saya ini.

Saat anak saya berusia 6 bulan, saya memulai pengenalan makanan pendamping ASI. Saya menyiapkan sendiri semua makanan untuk anak saya. Saya rela bangun lebih pagi tapi berangkat lebih siang dari suami saya, demi bisa menyuapi anaka saya di pagi hari.

Seluruh makanan saya siapkan di kotak-kotak terpisah lalu saya masukkan  ke dalam lemari es. Selebihnya saya mengikuti panduan WHO yang juga telah saya tuliskan terdahulu.

Di masa-masa  itu, saya bergaul dengan banyak blog yang sungguh menginspirasi, bagaimana para ibu menyiapkan bekal untuk anaknya, membuatkan camilan untuk anak dan keluarganya. Saat itu, saya bermimpi bisa melakukan hal yang sama untuk anak dan suami saya. Tapis aya tak tahu bagaimana mulainya. Saya tak punya pengalaman membuat kue-kue atau camilan bersama ibu saya. Yang sama miliki hanya pengalaman membantu ibu memasak.

Akhir tahun 2006, saya bergabung dengan mailing list kuline Natural Cooking Club. Saat itu, kebetulan beberapa teman telahbergabung lebih dulu. Saya, yang pernah membaca soal NCC di koran, tak pernah berani bergabung karena merasa tak punya kemampuan apa-apa.  Tapi akhirnya saya pikir, coba saja, kalau tak bisa mengikuti saya keluar.

Ternyata, saya tak sendiri. banyak orang-orang baru yang pertanyaannya masih sangat dasar. Saya pun menjadi percaya diri, terlebih setelahberkunjung ke beberapa blog para member yang juga pemula dalam hal membuat kue.

Kebetulan, saat itu pekerjaan di kantor sangat sedikit, bahkan saya nyaris tidak punya pekerjaan. Sebagai penebusan rasa bersalah pada anak saya yang setiap hari saya pamiti untuk bekerja, saya memutuskan untuk memanfaatkan waktu semaksimal mungkin untuk belajar.

Saya pun makin banyak berjalan-jalan ke rumah maya teman-teman, menjalin pertemanan baru,mencatat resep, mengajak diskusi dan lain-lain. Ketidak pedean saya karena tidak punya oven teratasi saat saya lihat seorang Dewi Joris bisa berjualan hanya bermodalkan dandang pengukus. Saat itu saya tidak terpikir untuk berjualan, hanya berpikir membuat penganan untuk keluarga saya.

Bapak saya yang baik hati, mendapat lungsuran mikser dari seorang kliennya. Diperbaiki lalu diberikan kepada saya. Mikser yang sangat tua dan suaranya bising sekali.

Mengingat pengalaman kelas memasak di SMA dulu, di bawah bimbingan Ibu Joko yang waktu itu rasanya galaaak sekali (trima kasih ibu, pengalaman bersama ibu telah membuat saya percaya diri), saya berkata pada diri sendiri bahwa kalau dulu saya  bisa (walau berkelompok) sekarang saya juga pasti bisa.

Tanggal 7 Januari 2007 adalah saat bersejarah untuk saya. Pertama kalinya saya membuat adonan kue sendiri dengan mikser. Saya membuat brownis kukus dengan resep dari NCC. Saya tak tahu bagaimana adonan yang kental, semua serba kira-kira. Setelah dag dig dug selama beberapa menit saat mengukus, jadilah si brownis kukus. Suami saya memotongnya lalu mencicipi dan satu ciuman hangat didaratkan ke pipi saya, “Selamat ya ma…”

Saya pun tersipu, bangga sekali dan itulah kue terenak yang pernah saya rasakan selama hidup saya saat itu.

Setelah hari itu, setiap akhir pekan saya mencoba satu resep baru. Teman-teman baru saya pun bertambah. Salah satunya adalah Iin yang juga mencoba resep baru di akhir pekan. Senang rasanya punya teman senasib yang sedang sama-sama belajar.

Target saya setelah itu adalah membuat sendiri kue ulang tahun untuk  bidadari kami, Damai, dan ulang tahun kerabat setelah januari itu menjadi ajang latihan.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s