Smart Mom

be smart, be wise..

Turun 8 kg, Karena Tantangan Diet Mayo July 7, 2015

Filed under: healthy — smartmom @ 1:37 pm

Saya dan suami punya rencana yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya untuk merayakan 10 tahun pernikahan kami yang jatuh pada tanggal 2 Juli 2015. Untuk rencana ini saya dan suami sepakat bahwa kami harus menurunkan berat badan sebanyak yang kami bisa, dengan target berat badan ketika kami menikah. Seingat saya, dulu saya 50 kg dan suami 64 kg.

Ketika menyusun rencana di bulan Maret, berat badan saya 60-61 kg, baru turun 2 kg sejak Januari 2015. Kami pun melakukan olah raga rutin dan diet seperti yang saya ceritakan di posting sebelum ini. Hingga awal Juni, apa yang kami rencanakan tak semudah bayangan di awal. Kenyataannya, berat badan kami hanya berkurang sedikit, bahkan sempat naik lagi. Sampai akhirnya papa Damai mengajak untuk melakukan diet mayo. Diet ini prinsipnya meniadakan asupan garam dalam 13 hari dan memperbanyak minum air putih. Terus melakukan olah raga rutin untuk mendapatkan hasil maksimal. Diet ini tidak bertentangan dengan apa yang saya pelajari selama ini. Makanan kebanyakan direbus dan kukus. Non gorengan, kecuali daging yang digoreng dengan unsulted butter dan minim tambahan gula. Asupan pun lengkap, karbohidrat, protein, vitamin dan mineral.

Membaca sekilas menu yang ditawarkan hanya satu hal yang terpikir, muahaal. Ya, saya bilang, ini diet bule yang makannya daging dan kentang dalam jumlah banyak. Lihat saja menunya:
image

Otak saya pun berhitung, berapa kira-kira dana yang saya butuhkan untuk diet mayo berdua. Tak selesai berhitung, saya langsung bilang, “Ayo!”

Saya hanya berpikir, masih ada waktu sebelum rencana perjalanan kami tanggal 30 Juni.

Kami pun mulai. Saya siapkan makan siang dan malam kami berdua karena papa Damai pulang kantor jam 19.00, sementara paling lambat makan malam jam 18.00. Saya menyiapkan punya saya sekalian dengan alasan menghemat air dan bahan bakar serta kepraktisan.

Saya hanya memotret sebagian dari makanan kami.

image

image

image

image

Tampilannya sangat menarik ya. Namun sejujurnya, di hari ke 6 saya sudah mulai bosan dengan rasa hambar makanan kami. Jumlah yang bisa masuk ke perut saya pun makin terbatas. Tapi saya bertahan hingga hari ke-13.

Di hari ke-5 berat badan saya sudah turun 5 kg, wah, saya geer, saya pikir bisa lebih dari 10 kg setelah hari ke-13.

Kesibukan saya dengan order kue kering menjelang lebaran lumayan menyibukkan pikiran juga. Di otak saya sempat berpikir untuk makan ini dan itu setelah diet selesai, mulai dari nasi rendang, pempek, bubur ayam dan sebagainya.

Bagaimana rasanya setelah 13 hari? Ternyata di hari ke 14 saya malah bingung mau makan apa karena ada banyak makanan kiriman ibu saya di rumah, pesanan papa Damai. Ada sayur kulit melinjo, sayur terong, oseng tempe teri, pempek dan mie goreng yang beberapa hari tersimpan di kulkas. Perut terasa begah tentu saja karena selama seminggu terakhir saya makan porsi sangat kecil. Kalau porsi seharusnya sih besar, perut dan mulut saya tidak sanggup.

Saya merasa menang karena bisa menyelesaikan 13 hari dan mendapat bonus turun 8 kg, sementara suami saya 7 kg. Modal berharga untuk perjalanan kami tiga hari berikutnya.

Untuk teman-teman yang ingin menurunkan berat badan dalam waktu singkat, saya sarankan diet ini, tapi silakan timbang masak-masak dan kalkulasi baik-baik agar kantong nggak kering kerontang.

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s