Smart Mom

be smart, be wise..

Ingin Berdiskusi Soal Makanan Bayi dan Balita? October 25, 2007

Smartnwise adalah tempat ide dan pikiran ditumpahkan dengan (diharapkan) lebih bijaksana. Hal kecil maupun besar, sederhana maupun kompleks. Mudah-mudahan menjadi tempat belajar juga bagi orang lain.

Di halaman  ini, kita bisa saling bertanya dan memberi masukan mengenai permasalahan dalam pemberian makan bayi dan balita. jangan sungkan untuk berbagi ya…!

 

53 Responses to “Ingin Berdiskusi Soal Makanan Bayi dan Balita?”

  1. Laras Says:

    dear moms…

    anak saya (6 bln) sering sekali muntah, sewaktu dia blm mendapat MP ASI kalo kekenyangan dia suka muntah lewat mulut dan hidung!!!bikin panik, setelah dia mendapat MP nya dia jg msh sering muntah lewat mulut n hidung juga…huhh jadi panik, kata dokter anak saya itu berbahaya, tapi kata dokter anak yg lain itu wajar2 aja..

  2. Smartmom Says:

    Hai Mbak Laras, selain muntah adakah gejala lain, Seperti gelisah atau rewel?

    Muntah pada bayi bisa terjadi karena terlalu kenyang, kapasitas lambung yang masih terlalu kecil tidak sebanding dengan susu yang diminum, maka terjadi muntah.

    Karena hidung mulut dan tenggorokan saling berhubungan maka bisa saja cairan keluar lewat hidung. Coba hindari posisi telentang setelah menyusu.

    Bila telah MPASI, muntah bisa terjadi karena pencernaan yang belum sempurna atau terlalu banyak/kenyang (kapasitas lambung setiap anak berbeda-beda). Mungkin mbak bisa coba pola makan sedikit tapi sering.

    Jangan lupa observasi, apakah ada gejala lainnya.

    Apabila mbak gejala muntah sebagai berikut :
    * rewel terus-menerus
    * tidak mau makan
    * berat badan turun atau persentil menurun (pada tabel pertumbuhan/growth chart)
    * muntah darah (hematemesis)
    * batuk kronik, mengi
    * apnea (henti napas sesaat) berulang

    mungkin anak mbak mengalami Refluks gastroesofagus (RGE) atau gastroesophageal reflux (GER).

    Berikut ini salah satu link yang bisa dibaca mengenai hal ini : http://www.sehatgroup.web.id/guidelines/isiGuide.asp?guideID=20

    Mudah-mudahan hanya muntah karena terlalu kenyang ya mbak. Terima kasih sudah mengajukan topik diskusi di sini.

  3. dear smart mom,
    pas bgt posting terkhir ttg konstipasi
    ini masalah never ending story buat Nadia (20 bln)😦
    dr pertama kenal mknan sp sekarang, pdhl sayur doyan, air putih banyak, buah doyan (tp emang akhir2 ini agak bosen sm pepaya scr tiap hari selalu ketemu sm pepaya), yoghurt
    tiap pup selalu nangis dan teriak sakit (duh aku slalu ikut nangis T________T).
    padahal pupnya teratur lho, tiap hari
    teksturnya gede & agak padat (maaf), kadang ada darahnya (ini luka dr anusnya ya?)
    apalagi sejak full UHT (plain, aku ga pernah ngasih yg ada rasanya), acara pup menjadi ajang tangis2an

    minta solusi sama smart mom, & SP yg lain bgm mengakhiri penderitaan Nadia
    sayuran & buah apa yg bagus untuk masalah konstipasinya

    terima kasih

  4. smartmom Says:

    Hai mama Nadia🙂,
    Buah tidak harus pepaya kok. Semua buah mengandung serat baik untuk pencernaan. Justru perlu diberikan variasi agar zat gizinya diperoleh lengkap. Bisa dicoba ganti konsumsi karbohidratnya ke beras merah dan oatmeal, berikan bervariasi, sambil terus evaluasi ya. Dari saya sih itu saja, mungkin temen-teman lain ada yang bisa memberikan pendapat dan berbagi pengalaman. Trima kasih sudah berbagi di sini ya Fi…

  5. nailahsamad Says:

    numpang comment dong.

    Saya juga punya pengalaman yg sama dengan ponakanku. Ponakan2ku itu tiga orang bersaudara juga begitu. Ibunya setelah konsultasi dengan bbrp DSA dan keluarga lain akhirnya ganti susu sapai dengan soya. Tapi sampai usia TK kadang2 masih konstipasi juga.
    Tks

    -nailah-

  6. Smartmom Says:

    Dari berbagai literatur yang pernah saya baca memang penyebab konstipasi paling utama adalah pola makan. Selama pola makan tidak seimbang, resiko konstipasi tetap terjadi. Mungkin mbak bisa membantu evaluasi pola makannya, walau susu kembali ke susu sapi, kalau pola makan baik pasti konstipasi tidak berani hadir. Mohon maaf kalau saya salah ya…

  7. Intan Says:

    Tolong…
    Anakku (19 bln) aktif,lancar bicara.tp sampai skrg makannya msh nasi tim (buatan sndr).itu krn dia srng skli muntah n psti muntahnya lwt hidung ky air mancur.smpai hbs,bhkn makanan stlh 3 jam,yg sdh di lambung pun dikeluarkan.memang,sejak kcl dia gmpg muntah tp mkin besar koq muntahnya mkin menjadi.liat org makan,bau sambel digoreng / liat makanan di atas meja sdh psti muntah.apa ada yg salah??tiap kali tny doktr anak jwbnnya itu2 aja (t’gantung tekanan dlm prut,kosong/tdk) tnpa m’beri solusi.thx.

  8. Ria Says:

    Kalau boleh tau nasi timnya seperti apa? apakah nasi lembek atau bubur? apakah sayur-mayurnya diblender jadi satu? apakah menunya selalu sama setiap hari? Saya mencoba membandingkan dulu dengan standar makan anak umur 19 bln pada umumnya. Biasanya umur 12 bln ke atas, anak sudah mulai belajar makan table food (makanan versi orang dewasa, tapi tetap disesuaikan dgn kadar garam & gula yg sgt minimal).

    Ada banyak kemungkinan, tapi yang paling bisa merasakan tentu orang terdekatnya. Mungkin anak bosan dengan makanannya itu sendiri dan cara pemberian makannya. Jika kita yang disuruh makan nasi tim tiap hari, apalagi dicampur dengan sayur-mayur & lauk pauk yg sama, rasanya acara makan tidak lagi menyenangkan. Mealtime jadi waktu yang paling dihindari. Karena orangtua cenderung memaksakan acara makan ini, anak memprotes dengan caranya sendiri. Dengan muntah misalnya. kemungkinan ini ditunjang dengan diagnosis dokter yang kurang jelas. Kalau dokter menyatakan seperti itu (tergantung tekanan perut), bisa jadi memang masalahnya bukan pada tubuh si anak, melainkan secara psikologis.

    Mungkin bisa dimulai dengan sama-sama belajar. Baik anak maupun orangtua. Belajar untuk memahami bahwa makan itu tidak hanya untuk memenuhi kebutuhan gizinya saja, tapi juga pola asuh. Dengan pola asuh, orangtua bisa membuat anaknya mengerti bahwa “kamu itu perlu makan lho”, “makan sendiri itu menyenangkan lho”, “eh ternyata sayur ini juga enak ya”. Mulainya pelan-pelan aja. Pertama kali, anak perlu disadarkan bahwa dia butuh makan. Jangan paksa anak untuk makan, apalagi kalo sampai ujungnya nangis dan orangtua/pengasuhnya marah2. Anak akan semakin trauma terhadap waktu makan.

    Lalu ajari anak kalau makan itu menyenangkan. Bisa dimulai dengan memvariasikan jenis makanan dan bersamaan dengan meningkatkan tekstur makanan. misalnya hari ini dimulai dengan mengganti nasi dengan kentang lumat (bisa dicampur keju & butter u/ citarasa. besoknya buatkan puding roti untuk sarapannya. Buatkan makanan-makanan yang bisa dipegang tangannya dan menarik seperti lontong isi, omlete keju gulung, macaroni skotel. Pisahkan nasi/karbohidrat lainnya dengan sayur & lauk, agar dia kenal rasa.

    Memang ga mudah, yang penting tanam mindset-nya bahwa makan itu harus menyenangkan. Mohon maaf ya kalo sarannya ga cocok. Mudah2an bisa segera teratasi.

  9. Intan Says:

    Thanks mbk Ria atas p’jelasannya.
    Tp m’jwb p’tnyaan m.ria jg soal nasi tim,kalo bwt psti aku campur pke sop,mulai kuahnya smpai sayurnya.mkanya nasi timnya lembek hmpr spt bubur.hbs,prnh kucoba tekstur nasi agk kasar,dia gak mau,muntah akhrnya.gak diblender tp disaring.kalo soal menu,aku dl srng cb kasih sayur bayem,sayur asem tp sm skli gak mau.akhrnya balik lg ke menu sop.tp lauknya beda,kdg hati,otak,telur,salmon,dll.sbnrnya mknnya gmpg,smbl mainan,gak prnh mogok mkn.cm muntahnya ini lo,yg bikin khawatir

  10. smartmom Says:

    Mbak Intan, saya tidak punya pengalaman soal muntah nih..
    Ini sering muntahnya sejak bayi atau baru-baru ini saja? Kalau sejak bayi, mbak mungkin bisa coba search informasi dengan kata kunci refluks gastroesofageal (GERD), atau katup lambung. Apakah mbak sudah mencoba bertanya ke dokter yang lain? Maaf ya mbak saya nggak membantu sama sekali. Kalau mbak berminat bertanya dan mendiskusikan masalah ini lebih jauh dengan para dokter dan mungkin ada teman-teman yang pernah mengalami, mbak bisa gabung ke milis sehat, kirim aja email kosong ke sehat-subscribe@yahoogroups.com.

    Sambil nunggu mudah-mudahan ada teman lain yang mau sharing di sini.

  11. ria Says:

    mbak intan, saya ikutan ya..
    tapi saya gak bisa mengomentari soal muntahnya. kalau yang ini , rasanya mbak butuh diskusi lebih intensif dengan dokter.. tanya istilah dalam bahasa medisnya, guna mempermudah mbak intan dalam mencarai informasi yang lebih detail lagi.

    bagaimana dengan makanan lainnya mbak? seperti buah, biskuit, dsb? apa bisa makan dalam bentuk buah utuh (gak dijus)?

    mumpung masih 19 bulan mbak.. menu harus dibuat sevariatif mungkin.. kalau dibiarkan memilih makanan tertentu dari sekarang, kelak dia akan menjadi picky eater😦

    kalau anak saya menolak jenis makanan baru, saya akan coba kasih terus dikesempatan lain. saya akan cobakan juga disaat dia lapar (hehe.. logikanya apapun akan jadi enak buat orang lapar kan?)

    maaf ya mbak kalau gak menjawab pertanyaan mbak intan.

  12. reny Says:

    perkenalkan sy reny bunda feyza 2 yr. sy telat dpt ilmu nih jd anak sy picky eater bgt. sy jg working mom jd sebagian sy serahkn sama nanny nya. gmn ya cara nya sy mulai kbiasaan makan sehatnya? slama ini dia biasa makan ga teratur ( kadng mau/nggak), nggak suka sayur kec yg berkuah santan, lbh sering ga pake lauk (nasi sama kuah doang), suka cemilan goreng, suka minum dingin, suka makn sambil jalan2. klo ga mau makan dia minta susu n sy kasi sja krn kasihan klo lapar. sy mo nanya:
    1. apa sy biarkan dia lapar klo ga mau makan yg sy siapkan? apa ganti menu? klo ttp ga mau gmn?
    2. klo dia mint susu apa ttp sy kasi?
    thanks bgt

  13. Smartmom Says:

    Mbak Reny,
    kebiasaan makan yang sehat memang investasi sejak dini yang akan sangat berguna samapai di usia dewasa nanti. Usia 2 tahun sedang masa-masanya terrible nih… sudah mulai picky dan lumayan bikin bingung. Tapi untungnya, usia ini masih masa golden age…usia emas, di mana anak masih bisa kita bentuk kebiasaan baiknya. Mungkin nampak agak berat, mengingat kebiasaan yang selama ini dilakukan bertolak belakang dengan yang mbak pikir seharusnya.

    beberapa teman juga mengalami masalah yang sama…. saran pertama saya adalah: teguhkan niat untuk membangun habit makan yang baik. Kalau sudah niat, mudah2an segala kesusahan dan hambatan yang mungkind atang bisa mbak hadapi dengan senyum.

    lalu, apa yang harus dilakukan?

    Anak-anak bertindak dan berperilaku berdasarkan model yang ada di sekitar mereka. Maka yang utama dan pertama adalah…kebiasaan makan di rumah yang harus diperbaiki.

    Mbak biasa makan bersama? ini baik sekali dilakukan. Anak akan mengadopsi hal-hal baik yang mbak dan suami lakukan. Buatlah menu makanan yang lebih sehat. Ubah perlahan-lahan bila tak bisa langsung, misalnya: Bila setiap hari ada lauk yang digoreng, dalam satu minggu kurangi menjadi 4 hari saja, nanti lama2 dikurangi lagi, demikian juga dengan jenis bersantan. pembuatan menu berguna sekali dalam hal ini, agat bsia lebih dipantau.

    Mbak bisa membuat catatan respon Feyza atas makanan-makanan yang mbak masak. Kalaupun tidak masak setiap hari, usahakan ada hari di mana mbak masak sendiri, wiken misalnya…buat anak dan suami kangen masakan mbak..

    Bila tak mau makanan yang mbak masak, biarkan saja dulu… anak pintar gak akan membiarkan tubuhnya kelaparan kok.

    Sediakan buah untuk alternatif…potong2 dan sediakan yang mudah dimakan dan diambil, kalaupun tidak makan berat. bisa jadi dia pilih buah.

    Anak butuh energi untuk beraktifias, biasanya anak akan merasa lapar dan merasa butuh makan. Dia perlu mengelola rasa laparnya mbak…jadi meamgn ini proses belajar juga.

    Selama anak masih aktif kita gak perlu khawatir.

    Mbak bisa tampilkan makanan dengan menarik, misal: semangka dipotong bentuk2 tertentu dengan cetakan…. makan nasi, nasinya dicetak bentuk kura2 dll… intinya dibuat menarik…karena gak ada obatnya bih gak mau makan ini selain seleranya sendir dikembalikan dan tentu paling baik dikembalikan dengan masakan rumah

    sekian dulu sementara, mduah2an mbak berani nyoba…tolong update saya ya… trima kasih

  14. Susanti Says:

    anak saya 5 bulan 15 hari, bulan pertama mekomsumsi susu Ammun, karena alergi saran dokter tukar ke soya nutrilon,
    pertanyaannya kenapa bayi saya tidak mau memkomsumsi sejak ganti ke soya, bayi saya mau kosumsi kalau udah bobo atau benar sudah tidur. apa solusinya supaya bayi saya mau kosumsi soya pada waktu belum bobo, udah saya ganti banyak merek susu tetap gak bisa.Terima kasih bayi mau berkomentar.

  15. diani Says:

    aku mau stop ikut group ini gimana caranya

  16. smartmom Says:

    Mbak Diani, maaf, kalau boleh tahu, grup apa yg mbak maksud?Apakah mbak mendapat email terus menerus seperti milis? Mohon infonya ya mbak…karena diskusi di sini tidak bermaksud seperti itu. trims

  17. smartmom Says:

    Mbak susanti, mohon maaf, saya merasa sudah memberikan komen balasan, kok baru sadar ternyata tidak ada di sini. Maaf juga karena blog ini tidak sempat terurus selama berbulan2

    untuk permasalahan mbak,saya belum pernah mengalami. Tapi dari diskusi dengan teman2,katanya tidak mudah menegakkan diagnosa alergi susu sapi. Seperti apa reaksinya kalau minum susu sapi mbak? Apakah memang pasti karena susu sapi?Mohon maaf, kalau malah bertanya. memang kalau alergi, solusinyahanya menghindari. Kalau memang alergi,sebentar lagi kan MPASI ya mbak,mungkin susu soyanya bisa dicampurkan di makanan atau buah,siapa tahu doyan mbak. Mohon maaf tidak bisa membantu yaa

  18. theradina Says:

    Audiku sudah 7 bulan dan mulai diberikan biskuit, buah, dan bubur bayi. masalahnya aku kerja jadi Audi makannya yg instan melulu. apa dampaknya ya? Ada resep mpasi hommade yg simple buat working mom? makasih..

  19. smartmom Says:

    mama Audi, waktu MPASI saya juga kerja kok. Kalau mbak perhatikan contoh2 resep saya, simpel kok. Misalnya, untuk usia 7 bulan, anak saya 2 kali makan. saya siapkan dalam 2 korak makan tertutup. masing2 bersekat… misal,kotak makan 1 isinya: bubur nasi saring, bayam saring dan tahu saring. Nantidisajikan bareng air kaldu (saya simpan beku).

    kotak makan 2:bubur oatmeal, wortel saring dan ayam saring.

    saya sajikan terpisah agar anak mengenal rasa asli makanan.

    saya memberikan 1 kali selingan,saya siapkan pagi juga,misalnya labu siam kukus atau buah potong. Bila mungkin ini disiapkan mendadak,tapi bila tidak, mbak bisa potong2 pepaya misalnya, taruh di wadah terutup dan masuk kulkas.

    mudah2an membantu ya mbak, silakan bila teman2 lain mau diskusi juga
    untuk resep lain, bisa kunjungi http://mahadaya.multiply.com,coba cari tag: mpasi atau nutrisi

  20. bunda wildan Says:

    dear smart mom

    wildan (7.5 bulan) seminggu yang lalu kena diare darah. sudah ke dokter disarankan pakai susu FL, kembali ke bubur susu.
    sebelumnya mulai menginjak 6 bulan saya kenalin bubur susu, terus 6.5 bulan bubur saring. sebelum diare sebenarnya sudah ada tanda-tanda, begitu habis makan langsung bab, malah belum selesai makan langsung bab.
    yang ingin saya tanyakan, kapan wildan mulai dikenalin dengan bubur saring lagi ya? sepertinya dia sudah mulai bosan dengan bubur susu (sudah jalan seminggu).
    mohon sarannya, thank smart mom

  21. smartmom Says:

    Hai bunda Wildan, diagnosa dokternya apa ya? apakah sempat tes darah? Dari pengalaman teman-teman di grup Sehat, kalau diare ada darah bisa jadi ada bakteri dan kecil kemungkinan karena tekstur buburnya. Kalau memang sudah bisa makan bubur saring, bisa dicobakankembali pelan-pelan dengan bahan yang sama dengan bubur susunya. Misal bubur susu beras merah bisa coba bubur saring beras merah dsb.
    Oiya, apakah ada alergi makanan tertentu ?

    Mbak sudah pernah mampir ke http://www.milissehat.web.id? Di sana banyak artikel soal kesehatan anak yang mungkin bisa membantu mbak. Bila ingin bergabung dengan para orang tua yang sedang belajar menjadi smart parents, mbak bisa klik JOIN di sebelah kanan. Nanti sharing mbak pasti akan direspon banyak orang tua lain yang mungkin saja pernah mengalami hal sama. Mohon maaf tidak bisa membantu banyak ya mbak.

  22. mamah fathir Says:

    dear smart moms:
    saya punya bayi umur 10 bln,dia susah sekali makan. kadang2 dalam seminggu makan habis tuh 2-3 kali itu juga tidak setiap makan habis..sudah saya kasih vitamin,menunya sering di gonta ganti cuma kalo moodnya jelek dia sama sekali ga mau makan,kadang2 saya suka memaksanya makan sampai dia nangis soalnya saya takut anak saya bb nya turun….
    untuk smart moms gimana cara mengatasi anak saya yang mood nya berubah ubah setiap harinya.
    terima kasih

  23. smartmom Says:

    dear Mamah Fathir,

    cerita dulu ya…
    beberapa hari lalu suami saya bilang, “Ma, papa seneng kalo liat ekspresinya Damai kalau kita bilang mau makan atau makanan mateng.” Saya jawab, “Itu karena di kepalanya makan itu fun.”

    Satu hal yg pasti, kita jangan ikut terpengaruh jd nggak senang hati mbak, walau kadang terpengaruh🙂. Waktu anak saya usia 9 bulan saya pernah paksa dia makan karena kesel kok susah amat buka mulut. Tapi nggak lama saya mikir, lha, anak umur segitu mana ngerti kita paksa2 makan, yg ada dia malah menyimpan memori: makan itu nggak menyenangkan, menyebalkan (krn mengalami pemaksaan). Duh, saya trus nyesel… gimana kalo dia menyimpan pengalaman itu terus sampai besar, bahwa makan itu kegiatan yg tidak menyenangkan.

    setelah itu saya ubah, anak saya harus tahu kapan dia perlu makan, jd dr kecil dia perlu belajar soal manajemen rasa lapar. jadi triknya, saya tetap menawarkan, merayu, tapi kalau ditolak jgn dipaksa. toh anak di bawah 12 bulan makanan utamanya masih asi/susu, jd dia pasti akan mengcover kebutuhannya dr menyusu. Tapi, saya tetap terus menawarkan dan menyediakan.

    nah, saran saya, mungkin mbak perlu cari tahu, apa yang bikin dia nggak mau makan, dr situ kita jg akan tahu apa yg bikin dia senang makan.
    mungkin bisa dishare, menunya apa aja, suasana makannya gimana, cara nyuapinnya gimana, apakah anak boleh pegang sendiri makanannya, apakah makanannya warna warni, bertekstur yg menantang untuknya, berpenampilan cukup menarik? atau mungkin ada masalah fisik, apakah anak sedang mau tumbuh gigi, atau tidak enak mulutnya karena sesuatu, dll

    coba sambil observasi, tetap sabar mbak. Nggak ada lho bukti efektivitasnya penambah nafsu makan, selain rasa lapar dan ketertarikan anak untuk makan🙂

    Jadi saya tidak menyarankan pemberian vitamin buatan. siapkan saja buah potong, sayuran potong untuk camilannya.

    soal BB mbak bisa awasi dengan selalu memplot di growth chart, silakan lihat grafiknay bagaimana. Sharing kembali di sini ya mbak dan silakan coba resep2 yang ada di sini bila berkenan. atau coba olahan menu anak saya saat dulu gerakan tutup mulut selama kurang lebih 3 bulan di http://mahadaya.multiply.com coba klik tag mpasi dan nutrisi. trims mbak

  24. mamah faiz Says:

    anak saya 7 bulan mau aku kasih bu2r susu tp belum apa2 baru nyium baunya aja dia udah muntah,,,trus pas dikasih makan dia muntah jg,knp ya???pokoknya tiap nyium bau makana dia muntah kya yg ngidam jd sampe sekarang dia belum msuk makanan,,,berat bdannya pun gak naik2

  25. smartmom Says:

    Dear mamah Faiz, bisa dishare nggak, makanan apa saja yg sudah dicoba? Mungkin saja lho dia nggak mau bubur susu. Pernah coba nggak dicampur susu? Puree2 makanan lainnya?
    Boleh aja kok dikenalin buah/sayur kukus, yg sangat lunak, taruh di piring dan biarkan baby pegang dan mencicipi. Dalam pengawasan tentunya ya. Silakan coba dan sharing lagi di sini yah…

  26. Paska Says:

    Mba sisil,

    Anakku 2w to 24m udah sejak 2 bulan ini kok agak berubah ya selera makannya. Menurut saya, jadi agak picky😦
    Dulu buat cemilan dibuatin sayur kukus mau,tapi akhir2 ini menolak. Maunya ngemil yg kriuk2 kaya cereal cornflakes atau biskuit. Terus yang dulunya sejak mpasi doyan oatmeal dan keju, kok sekarang juga jadi ga mau?

    Apa dia bosan ya mba? Padahal saya dah bikin menunya variatif,dan ga tiap hari juga kok dulunya diberi oatmeal.
    Yang saya sedih cemilannya itu lho,jd ga mau syr kukus.Untung masih mau sayur yg dibikin sop. Buah pun skrg mesti dijus, ga mau makan potongan. Saya bikin puding juga ogah. Maunya cuma ngemil yg kriuk2 itu tadi.

    Apa emang lagi masanya? Terus apa saya cb tawarin terus meski ditolak? Dan smentara apa biskuitnya perlu distop? Dia suka nangis kalo ga dikasih.
    Thanks buat sharingnya mba.

  27. smartmom Says:

    Hai mbak Paska… Bener banget! Lg masanya🙂 so tarik napas dan santai dulu.. Mbak kan merasa pola makannya udah bagus selama ini, nah, kalau sy jd mbak, hanya akan memberikan pilihan yg bagus2 aja🙂 sekali kita kasih yg ‘kurang baik’ dan ternyata dia suka, nanti kita repot sendiri. Jd kalau sy tetep nawarin seperti biasa, plg olahannya diubah2 dikit ato dipadu padan🙂 nanti pasti balik kok mbak, yakin bgt aku🙂 krn udah ngalamin berkali2. Nah, kalo minta krupuk diturutin, biskuit jg longgar aja, bisa beresiko dia lebih menikmati makanan2 itu. Kalau saran aku jgnb disediain di rumah. Kalau pas d rmh ortu anakku minta org tuaku makan ya aku suka kasih tp aku nggak ikut makan supaya dia jg tahu kalau itu bukan pilihan yg baik. Nah, balik ke keluarga mbak, kalau memang makanan kriuk2 seperti mbak bilang oke2 aja, mungkin pola anak akan ikut. Balik ke kita lg kok mbak.

    Tulisan sy bikin bingun ya? Heheh, maaf kalau iya ya… Share lg ya mbak

  28. amtu Says:

    anak saya 13 bulan
    dikasih bubur sun setiap hari
    saya kerja, anak q titipkan nenek (ibu saya) dan budhe (mbak saya) anak saya skrg 11 kg. gigi 6 buah. saya bingung kemarin mencret trus sampe dubur dan pantatnya merah. trus susah makan nasi dan kalo makan nasi mencret. minum susu sgm2 kadang kadang. gmn solusinya

  29. smartmom Says:

    Dear bu Amtu,
    Idealnya di usia anak ibu memang sudah makan makanan seperti orang dewasa(teksturnya). Memang perlu latihan, perlahan-lahan setahap demi setahap. Untuk mencretnya perlu diobservasi, apa penyebabnya. Satu persatu dieliminasi, misal, bubur sunnya dihentikan (saya sarankan untuk tidak mengkonsumsi bubur instan ya bu..). Setelah itu coba hentikan nasi kalau memang curiga nasi. Karbohidrat tidak harus nasi kok, bisa kentang, pasta, havermut, mie, roti dll. Lakukan satu persatu padah bahan maknan yg biasa dimakan dan buat catatan sehingga ibu bs menemukan penyebabnya. Selain dari makanan, bagaiman kondisi kesehatannya? Apakah sedang batuk/pilek? Dalam kondisi tidak sehat biasanya feses akan melembek, bisa jg karena tercampur lendir dari pencernaan. Tidak apa, observasi saja bu, nanti akan membaik dengan sedirinya. Pastikan anak tidak dehidrasi. Dubur yang merah karena mencretnya ya, nanti kalau sdh normal dubur jg akan membaik. Mudah2an membantu. Silakan update di sini ya bu

  30. Thanks atas infonya…

  31. penie Says:

    usia berapa bulan anak mulai siap dikenalkan dengan MPASI..???
    makanan apa saja yg baik tuk pertama kali diberikan..???

  32. smartmom Says:

    Menurut panduan WHO, MPASI diberikan saat bayi masuk usia 6 bulan(6 bulan pertama idealnya hanya mendapat ASI saja). Makanan yg disarankan adalah serealia, dengan pertimbangan serealia paling kecil resiko alerginya. Perkenalkan dengan tekstur lembut/cair menyerupai asi. Saya pernah posting soal makanan bayi 6 bulan. Silakan search postingan yg lalu soal ini ya. Maaf blum bs beri link, krn sy balas via email. Terima kasih… Ditunggu sharing berikutnya

  33. najmi_kareem Says:

    salam mbak, anak saya 22 month, susah sekali makannya, sejak umur 14 bulan..dia makan maunya suap sendiri tapiyg diambil nasi/mienya perbutir aja..setelah 6 suap ga mau makan lagi, saya bujuk2in juga ga mau. saya sudah sering coba masak macem2 seperti nuget nasi, pasta,sup,puding dll tapi sama aja..badannya sekarang kurus banget mom, tapi anaknya pinter, ngomongya lancar, sudah hafal 5 lagu..minta sarannya ya mom terimakasih

  34. smartmom Says:

    Hai mom, Berjuta yah rasanya mikirin makan anak🙂 sudah usia 22 bulan, sdh bs diajari pelan2 soal kenapa harus makan, kenapa hrs sehat. Mungkin bukan pada saat makan mbak. Saya dulu membelikan buku soal healthy eating habit wkt anak sy 15 bulan dan gtm selama 3 bulan, plus 6 bulan ga mau makan sayuran.

    Bisa jd juga, modelnya anak yg makan sedikit2 mbak, jd mungkin bs dicoba lebih sering. Jd tidak pakai konsep makan besar dan snack, tp coba dibuat merata saja. Oiya, apakah mbak menyediakan camilan di rumah? Bagaimana pola makan camilannya? Kalau saya, saat anak malas2an makan, saya tidak memberikan camilan, jd semua saya anggap makan berat, sehari 5x, porsi tidak sebesar makan utama tp lebih besar dr snack.

    Mudah2an bisa dicoba mbak

  35. Hany Larassati Says:

    Dear bunda…

    Baby ku umur 7 bln 2 mggu, dan aku sedang mencoba MPasi, tapi kenapa ya anak ku tuh klo makanannya agak kental, langsung seperti mau muntah, tp tertelan juga kok makanannya, klo dibuat agak encer baru dia mau. Gimana ya bun? aku takutnya dia kebiasaan makan makanan yg encer jadi ga bisa mengunyah makanan yg agak kasar…
    Terima kasih…:)

  36. smartmom Says:

    Mom, sdh coba buat diantaranya, jd diantara kental dan encer, nanti pelan2 dikentalkan. Usia 7 bulan sebaiknya sdh makan kasar ya, bubur saring misalnya. Kalau bisa menelan artinya tdk masalah, cuma kadang kita tidak tega. Dicoba saja ya mom pelan-pelan, pasti bisa secara bertahap makan kasar. Trims sdh berbagi

  37. nora Says:

    bgni bun,anak saya umurnx dah lbih 7bln tp brat bdannx cma 6,3 kg…anak saya tiap siap makan langsung BAB bun…tu knp y bun…???pa gra2 tu berat bdannx ng’ mw naik bun…???

  38. smartmom Says:

    Hai bunda Nora, maaf ya baru balas, kelamaan libur nih. Bunda plot berat badannya di growth chart secara rutinkah? bagaimana grafiknya? bisa dishare apa dan bagaimana makanannya?

  39. nita Says:

    Salam, dede bayi saya usia 9 bulan, sejak makan MPASI setelah maka langsung BAB kira2 itu bahaya ga?

  40. smartmom Says:

    Mom Nita, rewel atau ada keluhan lain tidak?dari awal mpasi atau baru2 aja seperti.ini? Coba observasi aja, mungkin pas ketemu makanan tertentu.

  41. antie Says:

    Salam kenal,
    Anak saya berusia 9bln, sdh 3hari ini klo diksh makan siang (buah) pasti keluar semua, kenapa ya? Saya jadi khawatir.
    Terima kasih

  42. smartmom Says:

    Mom Antie, keluar via muntah ya? Muntah sekali atau twrus menerus? Frekwensi muntahnya gimana? Coba observasi dulu aja. Stop buah yg bikin muntah, ganti buah lain. Adakah kemungkinan bukan karena buah? Sdh tau tata laksana muntah2 kan ya? Perbanyak intake cairan.

  43. Atiqah Says:

    Dear momz…
    Ank sy 18bln susah banget mkanx ..sy kasian klo nggak mau mkn kerjax cm minum susu.kalo pun dia mau mkan maux selalu menu yg sama yaitu mie instant pdhl kita tau klo mie tdk trlalu baik u pertumbuhanx jd sy trus browsing u mngatasi susah mkn tersebut trmsuk cari menu yg lebih sehat u dia,setelah dpt menu yg co2k kmudian dimknlah dgn lahap meskipun nggak baxk,,2jam stelah mkan dia minta susu apalg klo sblm tidur.Tdk lama kemudian dimuntahkanlah semua mknan td bersama susu..sy stress dan kasian krna perutx kmbali kosong..!!!

    Tolong masukanx dong momz..!!Thankz before

  44. smartmom Says:

    Mm Atiqah, Biasanyta kalau ada yg cerita anaknya susah makan, saya selalu tanya, minum susunya berapa bnyak dan camilannya apa sehari-hari. Prinsipnyua, anak perlu belajar tentang rasa lapar, dengan demikian dia juga belajar untuk memenuhi kebutuhannya mengtasi rasa lapar itu. Kalau saya jadi mom, saya akan tetap menyediakan makanan yang sehat dan baik untuk memenuhi kebutuhannya, menawari pada jam makannya dan tidak memaksanya makan. Bila ditolak, tawari lagi beberapa saat kemudian. Tentu saja, jangan berikan susu untuk mengganti makanannya. Susu akan membuatnya kenyang dan makin sulit untuk makan. Karena sudah 18 bulan, bisa coba demikian: nak, nanti minum susu setelah makan ya. Susu bukan lagi kebutuhan utama, jadi tidak diminum juga tidak apa2. Kalau memang anak suka sekali susu, berikan hanya jika sudah makan dan sepakati dengan anak berapa banyak bisa diminum. Jangan jadikan susu sebagai camilan, lebih baik berikan buah atau sayur untuk snack, bisa diolah, menjadi makanan yang menarik. Jangan khawatir anak akan kelaparan, karena anak2 pinter kok, nggak akan membiarkan dirinya kelaparan. Pasti minta makan. Nah tugas kita menyediakan makanan yg baik. Ini tentu akan membangun kebiasaan yang baik dan anak belajar soal rasa lapar dan kebutuhannya. Semoga cukup membantu ya.

  45. iim khusnah Says:

    Dear smart mom…
    Anak saya namanya qila, umurnya 5,5 bulan. Saya berniat untuk memberi dia MPASI, saya coba kasih bubur. Mungkin karena kurang encer, anak saya muntah-muntah. Kasihan lihatnya, muntahnya kayak kentel banget. Dia seperti kesakitan memuntahkannya. Apa yang harus saya lakukan biar qila berhenti muntah??

  46. bunda aqela Says:

    dear mom… ank sy 7 bln mom… stiap mkn bawaanya mau muntah… pdhl biasanya enggak… cmn 3hr ini ky gtu…apa solusinya

  47. smartmom Says:

    Hai bunda Aqela, kondisi secara keseluruhan gimana? Sedang kurang sehatkah? Ada rasa kurang nyaman di perut? Apakah jenis makanannya baru? Mungkin bs coba observasi dulu sambil terus disusui.

  48. septiyani Says:

    dear bunda…
    anak saya sudah 9 bulan,tapi belum juga mau dikasih mpasi
    saya sudah coba berbagai menu handmade sampai bubur susu instan yang banyak rasanya
    tapi tetap aja g mau makan,pasti tutup mulut kalo disuapin
    kalopun mau disuapin malah jadi muntah…
    gimana solusinya yaa bund??
    kawatir anak saya kurang nutrisi karena sampe 9 bulan ini hanya asi saja.

    terima kasih bunda…

  49. smartmom Says:

    Hai mom, memang di atas 6 bulan kebutuhna bayi bukan hanya asi jadi anka perlu mengkonsumsi makanan padat. Kalau boleh share, apa saya yang pernah dimakan dan bagaimana konsistensinya? Apakah cukup padat (dan halus)? Makanan yang terlalu encer membuat anak tidak nyaman untuk memakannya. Sudah coba ubi/kentang lumat? Daging merah dan jenis makanan tinggi zat besi harus sudah diberikan, karena kekurangan zat besi akan mengganggu pertumbuhan. Untuk buah, apa saja tang sudah dicoba? Usia 9 bulan biasanya sudha bisa lebih kasar, tetapi kalau memang belum, coba halus lalu kasarkan bertahap. Beberapa anak mengalami hal ini sering kali juga karena sudah tidak mau makan dengan tekstur yang terlalu halus. Silakan coba mom, dan ditunggu sharing lanjutannya.

  50. Renny martiana Says:

    3 hari yg lalu tgl 24 sept. Anak saya genap 6 bulan. Dan saya mulai memberikan MPASI bubur susu beras merah yg instan. Tapi muntah setelah beberapa jam. Hari kedua saya coba kasih pisang dikerok halus dan anak saya menolak juga. Hari ke3 saya coba kasih bubur susu lg sperti hari pertama. Belum ada 2 sendok anak saya muntah lagi. Saya sempat bingung kenapa muntah terus setelah diberikan makan.. mohon share dan pengalamannya serta bantuannya.

  51. smartmom Says:

    Mbak Renny, maaf bgt, entah jenapa kok notifikasi komennya baru saya terima hari ini. Gimana MPASI ananda sampai hari ini. Mudah2an nggak keberatan untuk sharing lagi ya. Berarti sudah hampir 1 bulan mpasinya. Sudah mulai makan daging merah kan? Makanan kental kan ya

  52. Khunaeni Says:

    Hai bun,.anak saya 4 hari yang lalu genap 7 bulan,dan baru saya kasih mpasi,, dengan pisang yang dilumatkan. Tapi anak saya selalu mau muntah setiap saya suapi pake pisang lumat,padahal belum ditelan,baru nyampe di lidah sudah mongkog.
    sudah 4 hari dengan menu sama,dan anaku juga belum ada dperubahan malah tdk mau buka mulut.seperti tidak sukasama makananya.
    Apakah pemberian mpasi saat usia 7 bulan itu terlalu lama/terlambat??sehingga menyababkan anak sya tidak suka makan??
    Dan menu mpasi yg bgaimna yg disukai bayi 7 bulan??
    Trmksh bnyak

  53. smartmom Says:

    Hai mom Khunaeni, memang kebutuhan mpasi bayi adalah usia 6 bulan. Coba dengan menu lain mbak. Misal, nasi yg dihaluskan dgn air hangat lalu disaring. Setelah itu bisa coba sayuran yang direbus/kukus lalu saring. Jangan lupa beri makanan yang tinggi kandungan zat besinya seperti daging merah dan bayam. Selamat mulai makan padat ya


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s